Kauman – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kauman yang menjadi bagian dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung secara rutin menunaikan kewajiban zakat profesi melalui bendahara Kemenag. Dana zakat tersebut kemudian disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung untuk diberikan kepada para mustahiq yang berhak menerima.

Alhamdulillah, zakat profesi ini membawa kemanfaatan yang luar biasa, khususnya dalam meningkatkan usaha ekonomi para penerima manfaat. Salah satunya adalah Bapak Mardani, seorang tukang cukur sekaligus Marbot Masjid Besar Nurul Ridho Kauman.
Hari ini, melalui pendampingan Penyuluh Agama Islam KUA Kauman Hanes Jitu dan Bapak Muhammad Roziq, Bapak Mardani didata akan menerima tambahan modal usaha untuk pengembangan jasa cukurnya. Bantuan ini diharapkan mampu memperluas usahanya, menambah daya saing, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Zakat profesi yang disalurkan ASN Kemenag melalui BAZNAS bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Harapannya, mustahiq yang terbantu bisa naik kelas menjadi muzakki di masa depan,” ujar Hanes Jitu, Penyuluh Agama Islam KUA Kauman.
Dengan adanya program zakat profesi ini, terlihat nyata bagaimana sinergi ASN Kemenag dengan BAZNAS mampu menghadirkan solusi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya sebatas kewajiban, tetapi juga sarana menebar manfaat dan keberkahan.
%20(2).png)











