Tulungagung – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Tulungagung menyelenggarakan Ngaji Lingkungan dan Ekoteologi. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik prinsip ekoteologi, peran manusia diciptakan di bumi sebagai khalifah atau penjaga amanah bumi, dan menanamkan sikap peduli lingkungan.


Kegiatan dilaksanakan pada hari jumat 13 Februari 2026, di Ruang Multimedia SMP Negeri 6 Tulungagung. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta didik yang terdiri dari perwakilan OSIS, Pramuka, dan Remaja Masjid.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 6 Tulungagung, Bapak Hamid Rouf, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendidikan karakter berbasis kepedulian lingkungan yang terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan. Ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral manusia sebagai khalifah di bumi.
Narasumber dari KUA Tulungagung, hadir Moh. Khudlori, M.H.I. dan Dr. Tri Prasetiyo Utomo, M.Pd.I. Keduanya memaparkan konsep ekoteologi, hubungan antara ajaran agama dan pelestarian alam, serta urgensi peran generasi muda dalam menghadapi krisis lingkungan global. Peserta diajak memahami bahwa tindakan sederhana seperti mengurangi sampah plastik, menanam pohon, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah merupakan implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Safarudin, S.Pd.I., selaku Guru Pendidikan Agama Islam, serta Bapak Imam, S.Pd., selaku Waka Sekolah Bidang Kurikulum. Keduanya menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan kurikulum berbasis cinta lingkungan dan implementasi ibadah konteks lingkungan.
Ngaji Lingkungan dan Ekoteologi berjalan efektif. Efektivitas ngaji ditunjukkan dengan peserta didik aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait praktik ramah lingkungan di sekolah dan masyarakat. Di akhir kegiatan, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah dan keluarga.
Kegiatan Ngaji Lingkungan dan Ekoteologi ini menjadi salah satu tindaklanjut MoU antara Kantor Urusan Agama (KUA) Tulungagung dengan SMP Negeri 6 Tulungagung dalam mengintegrasikan nilai keagamaan, pendidikan karakter, dan kesadaran ekologis sebagai bekal peserta didik menghadapi tantangan masa depan untuk menghadirkan bumi yang lebih hijau. (tri)
.png)











