Semarak Isra Mi’raj di SMPN 1 Karangrejo, Teguhkan Pentingnya Sholat Lima Waktu
Karangrejo, 21 Januari 2026 – Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, SMP Negeri 1 Karangrejo menyelenggarakan acara peringatan yang penuh hikmah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh keluarga besar sekolah dan berfokus pada penanaman nilai-nilai keimanan serta pentingnya ibadah sholat.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMPN 1 Karangrejo, Imam Wahyudi, menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad yang menguji keimanan umat. “Perjalanan spiritual ini adalah fondasi utama kewajiban sholat lima waktu, yang menjadi tiang agama dan pembeda keimanan seorang muslim,” ujarnya.
Acara inti diawali dengan istighosah dan doa bersama yang dipimpin oleh Penyuluh Agama, Muhammad Habibi. Suasana khidmat terasa menyelimuti seluruh peserta yang hadir, sebagai bentuk permohonan perlindungan dan kekuatan kepada Allah SWT.

Puncak acara adalah mauidhoh hasanah (wejangan kebaikan) yang disampaikan oleh Dr. Suyitno. Dalam tausiyahnya yang mendalam, Dr. Suyitno menguraikan secara gamblang tentang hikmah dan relevansi peristiwa Isra Mi’raj dengan kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda. Beliau menegaskan kaitan langsung antara peristiwa agung tersebut dengan kewajiban mendirikan sholat lima waktu.
“Sholat adalah hadiah terindah dari Allah yang langsung diperintahkan kepada Nabi Muhammad di Sidratul Muntaha. Ia bukan sekadar rutinitas, tapi merupakan mi’raj-nya orang beriman, pengangkatan ruhani untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” papar Dr. Suyitno dengan penuh semangat.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu meninggalkan kesan mendalam bagi siswa-siswi SMPN 1 Karangrejo. Tujuannya agar para peserta didik semakin memahami makna esensial dari peristiwa Isra Mi’raj dan menjadikan sholat lima waktu sebagai kebutuhan pokok ruhani yang tidak boleh terabaikan.

“Melalui peringatan ini, kami berharap dapat memantik kesadaran dan komitmen bersama, terutama para siswa, untuk senantiasa menjaga dan menghayati sholat lima waktu sebagai penyejuk hati dan penerang kehidupan,” tutup Kepala Sekolah, Imam Wahyudi.
%20(2).png)











