Tulungagung, 29 Oktober 2025 – Komitmen berkelanjutan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngantru dalam membina remaja kembali diwujudnyatakan melalui penyelenggaraan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) angkatan ke-52. Bertempat di MA At Thohiriyah Ngantru pada Rabu (29/10/2025), kegiatan ini sukses menarik perhatian serta partisipasi aktif seluruh siswa-siswi kelas 10, 11, dan 12.

Kehadiran sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait turut memeriahkan acara, di antaranya Kepala KUA Ngantru, Ketua Yayasan At Thohiriyah, jajaran Penyuluh Agama, Kepala Sekolah beserta dewan guru, perwakilan Bidan Puskesmas, dan tim dari BKKBN. Hal ini menegaskan komitmen kolektif dalam mengawal masa depan generasi muda.

Dalam sambutan pembuka, Ketua Panitia Nasrul Azis, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada MA At Thohiriyah yang telah bersedia menjadi tuan rumah dan memfasilitasi partisipasi aktif seluruh siswa,” ujarnya.

Sambutan hangat disampaikan Kepala MA At Thohiriyah, H. Muhammad Roziqul Anwar, S.T. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena dipercaya menyelenggarakan BRUS. Pembekalan semacam ini sangat penting dan dibutuhkan, khususnya bagi siswa tingkat Aliyah yang sedang mempersiapkan masa depan,” tegasnya. Beliau juga mengajak seluruh siswa mengikuti acara dengan khidmat, “Manfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya, karena program seberkualitas ini tidak selalu hadir setiap tahun.”

Perwakilan Kepala KUA Ngantru, Ahmad Paudji, S.H.I., menekankan pentingnya kolaborasi multipihak. “Sinergi lintas sektor seperti ini sangat diperlukan dan menghadirkan warna baru dalam pembinaan remaja,” paparnya. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala KUA yang sedang melayani urusan pernikahan, sekaligus menyampaikan penghargaan kepada Ketua Yayasan At Thohiriyah atas dukungan penuhnya.

Sebelum acara doa penyerahan buku Pondasi Keluarga Sakinah sebagai simbol kerja sama dan komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai keluarga Islami di lingkungan pendidikan.
Penyerahan buku tersebut dilakukan oleh Kepala KUA Ngantru kepada Kepala Madrasah MA At-Thohiriyah. Momen ini menjadi bentuk nyata sinergi antara lembaga keagamaan dan pendidikan dalam membangun generasi yang berakhlak, berilmu, dan berkarakter sakinah mawaddah warahmah.
Sebelum masuk sesi inti, Penyuluh Agama Sigit Prayitno selaku MC memandu ice breaking kreatif yang berhasil membangkitkan semangat dan keakraban peserta. Sesi ini diisi dengan ice breaking edukatif yang mengasah konsentrasi dan kerjasama.



Pada sesi materi pertama, Nuryanto, S.Ak., dari BKKBN memaparkan topik “Menyiapkan Generasi Berkualitas” dengan pendekatan yang segar dan mudah dicerna. Yang istimewa, beliau menghadirkan dua Duta Genre (Generasi Berencana) Kabupaten Tulungagung yang sukses memicu antusiasme peserta melalui sharing pengalaman inspiratif tentang peran remaja dalam perencanaan kehidupan.


Materi kedua disampaikan Nuryati, Amd. Keb., dari Puskesmas Pucung, yang mengupas tuntas “Dampak Pernikahan Dini dan Urgensi Menjaga Kesehatan Reproduksi”. Pemaparan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami remaja, dilengkapi data-data aktual dan dampak kesehatan yang mungkin timbul akibat pernikahan dini.


Sebagai penutup, Sigit Prayitno, S.Pd.I., kembali memandu ice breaking yang energik selama 10 menit, berhasil mengembalikan semangat peserta yang mulai lelah. Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Yayasan At Thohiriyah, mengakhiri rangkaian kegiatan dengan atmosfer ceria dan motivasi tinggi.
Kegiatan BRUS angkatan ke-52 ini tidak hanya memberikan ilmu berharga, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antarinstansi dalam membangun generasi muda yang berkualitas dan berkarakter. []
%20(2).png)











