Example 728x250
SAKINAH

The MOST KUA Rejotangan; Menyiapkan Generasi Islami di Era Informasi

95
×

The MOST KUA Rejotangan; Menyiapkan Generasi Islami di Era Informasi

Sebarkan artikel ini

Rejotangan – Rabu, 4 Maret 2026 bertempat di Aula SMKN 1 Rejotangan Tulungagung dilaksanakan The MOST (Move for Sakinah Maslahat), sebuah program inisiatif Kementerian Agama RI untuk meningkatkan kemaslahatan keluarga. Acara diikuti oleh kurang lebih 250 orang peserta, siswa-siswa kelas 11 SMKN 1 Rejotangan dari berbagai jurusan baik laki-laki maupun perempuan.

Hadir dalam kegiatan ini penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Rejotangan yaitu KH Abdulloh Irfan, Mohamad Ansori, Zaenal Fanani, dan Rofik Bukhori. Masing-masing menyampaikan materi penguatan yang berbeda untuk para siswa.

Setelah pembukaan, penyuluh Agama Islam Mohamad Ansori mengawali kegiatan dengan mengajak para peserta menganalisis sebuah kasus, dimana jika salah satu anggota bermasalah, maka seluruh keluarga akan ikut menanggung kerugiannya.

“Jika salah satu kakak atau adik kalian bermasalah, misalnya berurusan dengan pihak yang berwajib, maka semua anggota keluarga akan terkena dampaknya. Betul?” Tanyanya pada peserta. Peserta mengiyakan dan menjawab serentak, “Betul…”

“Nah, oleh karena itu. Allah Swt memerintahkan kita, untuk menjagi diri dan keluarga kita dari siksa api neraka, dalam artian, setiap anggota keluarga harus bisa menjaga diri, agar tidak terjadi persoalan yang merusak hubungan keluarga, yang meruntuhkan martabat keluarga. Hal itu bisa kita lakukan, kalau masing-masing kita, bisa menjaga diri dari perbuatan maksiat, dan istikomah dalam ibadah” jelasnya.

Mohamad Ansori juga menjelaskan bahwa untuk menjadi anak yang baik dalam sebuah keluarga, setiap anak harus menghormati dan mentaati orang tuanya, menjaga salat, dan menghargai waktu. Hal ini karena waktu tidak akan pernah kembali.

Narasumber berikutnya adalah Zaenal Fanani yang menekankan pentingnya menjadi diri dari pengaruh-pengaruh yang muncul dari kebiasaan anak dalam bermedia sosial. Sebagaimana dimaklumi, media sosial adalah tempat dimana semua informasi disebarluaskan secara bebas tanpa filter “truth atau hoax”, sehingga kebenaran dan berita bohong campur aduk jadi satu.

Sementara itu Rofik Bukhori menekankan pentingnya ibadah secara istikomah agar kehidupan kita ditata dan dimudahkan oleh Allah Swt. “Jika kita selalu mendekat dengan Allah, yaitu dengan ibadah yang istikomah, maka semua jalan kita akan dimudahkan oleh Allah. Sekolahnya mudah, kerjanya mudah, jodohnya mudah, dan seterusnya…”, jelasnya.

Mengakhiri kegiatan, KH Abdulloh Irfan mengajak para peserta untuk membaca sholawat dan berdo’a bersama-sama, dengan harapan agar anak-anak mendapatkan ilmu yang bermanfaat, dapat menjalankan ibadah puasa dengan sempurna, dan dapat memperoleh gelar muttaqin di akhir Ramadhan. (Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Datang Di Website Kami, Butuh Bantuan Konsultasi Keagamaan Silahkan Hubungi Kami !
//
Admin 1
//
Admin 2
Hubungi Kami!