Example 728x250
SAKINAH

BRUS DI MAN 3 TULUNGAGUNG : HATI-HATI MEMILIH TEMAN

197
×

BRUS DI MAN 3 TULUNGAGUNG : HATI-HATI MEMILIH TEMAN

Sebarkan artikel ini

Rejotangan – Senin, 20 Oktober 2025 Tim Penyuluh KUA Kecamatan Rejotangan kembali menyambangi MAN 3 Tulungagung untuk mengadakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Berbeda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya, kegiatan kali ini dilaksanakan di Masjid MAN 3 Tulungagung yang berlantai 2. Hadir dalam kegiatan ini 4 orang Penyuluh Agama Islam yakni KH Abdullah Irfan, Mohamad Ansori, Zaenal Fanani, dan Rofik Bukhori.

Kegiatan dibuka oleh KH Abdullah Irfan dengan mengajak anak-anak bersholawat dan berdo’a kepada Allah Swt, agar semua usaha dan upaya anak-anak dalam menuntut ilmu senantiasa dimudahkan oleh Allah Swt. Para peserta mengikutinya dengan antusias, menambah semangat kegiatan pada pagi hari itu.

Selanjutnya materi inti dengan tema “Jauhi Narkoba” disampaikan oleh anggota tim lainnya, yaitu Mohamad Ansori. Dalam penyampaiannya, Mohamad Ansori menegaskan pentingnya memilih teman dan circle yang tepat, agar dijauhkan dari Narkoba.

“Dalam bahasa Jawa, kita mengenal istilah galangan kalah karo galengan, artinya pendidikan yang sudah diberikan oleh orang tua dan guru kita, bisa rusak karena anak-anak salah memilih teman. Seringkali ajakan teman inilah yang diikuti dan melupakan ajaran serta pendidikan orang tua,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan dampak penggunaan narkoba, jenis-jenis narkoba, dan tentu saja pandangan Islam tentang penggunaan narkoba serta mengajak anak-anak untuk memegang teguh ajaran Islam bahwa “setiap yang memabukkan adalah haram” sebagaimana tertera dalam hadist Nabi Muhammad Saw.

“Untuk membentengi diri kita dari Narkoba, maka ketaatan kita pada ajaran Islam harus dikuatkan. Kanjeng nabi menegaskan bahwa “laa dhororo wa laa dhiroro”, tidak boleh membahayakan diri kita sendiri maupun membahayakan orang lain. Sehingga penggunaan narkoba dalam pandangan Islam adalah haram”, tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Zaenal Fanani. Ada dua penanya yang bisa diberikan kesempatan karena sempitnya waktu yang tersedia. Dua penanya ini menanyakan zat-zat yang terkandung di dalam narkoba dan pengaruhnya dalam kesehatan. Sementara penanya kedua menanyakan bedanya penanganan narkoba dengan penanganan pengguna miras. Mengakhiri kegiatan ditutup dengan do’a, yang disampaikan oleh Rofik Bukhori. (ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Datang Di Website Kami, Butuh Bantuan Konsultasi Keagamaan Silahkan Hubungi Kami !
//
Admin 1
//
Admin 2
Hubungi Kami!