Example 728x250
WARTA

BRUS REJOTANGAN : SAATNYA EKSPLORASI DAN KONTEMPLASI

243
×

BRUS REJOTANGAN : SAATNYA EKSPLORASI DAN KONTEMPLASI

Sebarkan artikel ini

Rejotangan – Senin, 22 September 2025 dilaksanakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di MAN 3 Tulungagung yang berada di desa Tanen Kecamatan Rejotangan. Kegiatan dilaksanakan di halaman madrasah mulai jam 7.00 pagi sampai jam 8.00 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Penyuluh KUA Kecamatan Rejotangan yang terdiri dari 4 orang PAI yaitu KH. Abdullah Irfan, Mohamad Ansori, Rofik Bukhoiri, dan Zainal Fanani.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC siswa MAN 3 yaitu Yayi Bilqis dilanjutkan dengan paparan materi oleh Tim Penyuluh.

Tampil sebagai pembicara pertama KH Abdullah Irfan yang menjelaskan pentingnya bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. “Kesempatan belajar di MAN 3 ini harus anda gunakan sebaik-baiknya, karena tidak semua anak bisa belajar di madrasah ini. Madrasah ini kaya prestasi, dibina oleh Bapak/Ibu Ustadz/Ustadzah yang profesional, teman-teman yang baik, dan semua yang ada, jangan disia-siakan untuk meningkatkan kualitas diri anda”, kata KH Irfan juga juga pengasuh Ponpes Al Falah Karangsari itu.

Sementara itu pembicara kedua, Mohamad Ansori menjelaskan pentingnya mengetahui tugas manusia di muka bumi. “Jika pertemuan yang lalu, saya menjelaskan tugas kita sebagai hamba yang harus beribadah kepada Allah, pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tugas kita sebagai khlifah di muka bumi. Sebagai khalifah di muka bumi, kita tidak saja boleh memanfaatkan semua yang ada, tetapi juga harus bisa “memanage” bumi agar lestari. Itulah mengapa, saat ini Kemenag RI melaksanakan program “teoekologi”,” jelaskanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh pemateri ketiga yaitu Rofik Bukhori. Dalam kesempatan ini ia menjelaskan pentingnya menentukan sikap yang tepat dalam masa-masa remaja ini. “Seorang remaja harus bisa mengeksploarasi diri, yaitu dengan mengikuti semua pelajaran dan kegiatan meskipun itu kadang-kadang tidak disukai. Mengapa? Karena bisa jadi ilmu dari kegiatan yang tidak kamu sukai itu, kelak akan berguna dalam kehidupanmu ketika dewasa”, tuturnya.

Selai itu, ia juga menjelaskan pentingnya untuk melakukang kontemplasi atau perenungan atas apa-apa yang akan dilakukan di masa mendatang. Agar pilihan yang kita pilih ini benar-benar dipilih berdasarkan pertimbangan yang sudah matang.

Kagiatan dilanjutkan dengan tanya jawab yang dipimpin oleh Zaenal Fanani, hingga akhirnya ditutup oleh dengan do’a oleh ustadz lulusan al Ahkhaf Yaman itu. (ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Datang Di Website Kami, Butuh Bantuan Konsultasi Keagamaan Silahkan Hubungi Kami !
//
Admin 1
//
Admin 2
Hubungi Kami!