Example 728x250
SAKINAH

Pelatihan Pembuatan Bussiness Plan Program PEU Berbasis KUA

24
×

Pelatihan Pembuatan Bussiness Plan Program PEU Berbasis KUA

Sebarkan artikel ini

Rejotangan – Kamis, 3 September 2026 bertempat di Balai Nikah KUA Rejotangan dilaksanakan Pelatihan Pembuatan Bussiness Plan untuk calon penerima manfaat program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis KUA Tahun 2026.

Hadir dalam kegiatan ini Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung Eko Asyhari Hidayat, Wakil Ketua 2 Baznas Tulungagung H. Mohamad Fatah Masrun, Kepala KUA Kecamatan Rejotangan Rochmad Ali, dan paran calon penerima manfaat sebanyak 10 orang dari berbagai desa di Kecamatan Rejotangan. Hadir pula pada kesempatan itu Penyuluh Agama Pendamping program PEU Berbasis KUA Mohamad Ansori dan Mohammad Saifullah mitra sinergis dari pendamping PKH.

Dalam sambutannya kepala KUA Rejotangan Rochmad Ali menjelaskan pentingnya bersyukur kepada Allah Swt karena para calon penerima manfaat ini adalah orang-orang yang telah dipilih dan memenuhi syarat. “Sebelumnya tidak hanya penjenengan yang kami ajukan, tapi banyak yang tidak memenuhi syarat, baik dari unsur “desilnya”, maupun masa depan unit usaha yang sedang dikerjakannya. Karena program ini adalah program pemberdayaan, yang harus berkelanjutan, bukan hanya pemberian dana yang langsung bisa dihabiskan. Dana yang diberikan adalah dalam upaya meningkatkan keberhasilan penjenengan di dalam usaha”, jelasnya.

Sementara itu, Penyelenggara Zawa Kemenag Tulungagung Eko Asyhari menjelaskan pentingnya memastikan bahwa dana yang akan diterima, nantinya tidak digunakan untuk kepentingan konsumtif, tetapi harus produktif. “Dana yang ada harus digunakan untuk meningkatkan usaha, bukan untuk konsumtif, makan-makan di cafe, atau beli HP baru, yang tidak ada kaitannya dengan usaha. Dan nantinya, perkembangan usaha akan selalu dipantau”, jelasnya.

Melanjutkan kegiatan, materi inti yaitu pelatihan pembuatan bussiness plan disampaikan oleh Wakil Ketua 2 Baznas Tulungagung H. Moh. Fatah Masrun. Dalam penjelasannya, komisioner Baznas Tulungagung yang ketepatan juga berasal dari Rejotangan itu menjelaskan pentingnya membuat perencanaan yang matang dalam berbisnis.

“Salah satu penunjang majunya usaha adalah dengan membuat perencanaan yang baik. Kita perlu memetakan kelebihan kita itu apa, sasaran penjualan produk barang atau jasa kita itu siapa, pemasarannya bagaimana, dan seterusnya. Dan yang terpenting lagi, penjenengan juga harus berguru pada orang lain, orang-orang yang sudah sukses di bidang usahanya”, jelasnya.

Mengakhiri kegiatan, kepada para calon penerima pemanfaat diberikan lembar kerja untuk diisi, serta membuat bussiness plan masing-masing dan disetorkan kepada pendamping program di KUA Rejotangan. (ans)

Tinggalkan Balasan

SAKINAH

BRUS KUA Kecamatan Karangrejo di MTsN 6 Karangrejo:…

Selamat Datang Di Website Kami, Butuh Bantuan Konsultasi Keagamaan Silahkan Hubungi Kami !
//
Admin 1
//
Admin 2
Hubungi Kami!