Example 728x250
Uncategorized

KUA Bandung Tulungagung bersama Penyuluh Rumpun Sakinah Gelar BRUS di MTSN 04 Bandung

194
×

KUA Bandung Tulungagung bersama Penyuluh Rumpun Sakinah Gelar BRUS di MTSN 04 Bandung

Sebarkan artikel ini

TulungagungTulungagung – MTsN 4 Tulungagung hari ini, Selasa (14/10/2025), menjadi tuan rumah kegiatan BRUS (Bimbingan Reamaja Usia Sekolah) yaitu suatu bimbingan komprehensif bagi remaja usia sekolah dengan fokus pada pencegahan masalah-masalah krusial di kalangan pelajar.

Acara ini terselenggara atas inisiatif Kementerian Tulungagung bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Bandung Tulungagung, khususnya oleh Penyuluh Agama Islam Rumpun Sakinah.Pada pelaksanaan BRUS kali ini KUA Bandung melibatkan dua instansi eksternal sebagai narasumber utama.

Kegiatan BRUS Bimbingan Remaja Usia Sekolah ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari siswa laki-laki dan perempuan, yang pelaksanaannya dilangsungkan secara klasikal untuk memastikan penyampaian materi yang efektif.

Dua instansi yang hadir sebagai narasumber eksternal adalah Polsek Bandung Tulungagung yang di wakili oleh Aipda Farid Yudi Suryata S.H Kanit Bimas polsek Bandung.Sedangkan dari Puskesmas Bandung Tulungagung di wakili oleh bagian Badan Pelayanan Kesehatan dan Pembinaan Remaja yang di wakili oleh Hery Santoso, S.kep, Ners.

Sedangkan narasumber internal berasal dari KUA Bandung Tulungagung sendiri yang kali ini diisi oleh Penyuluh Rumpun Sakinah dan penyuluh lainnya.

Pada acara harinii fokus utama yang disampaikan Polsek Bandung adalah Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba,Bapak Farid Yudi Suryata dalam Materi utama menyampaikan pada tentang isu-isu mendesak yang mengancam generasi muda, yaitu Stop Bullying, Kenakalan Remaja, Pergaulan Bebas, serta Bahaya Narkoba.

Pihak Polsek Bandung Tulungagung memberikan penekanan khusus tentang konsekuensi hukum dan dampak sosial dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika, bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum dan tanggung jawab pribadi.

“Kami berharap para siswa MTsN 4 Tulungagung ini bisa menjadi duta-duta anti-narkoba dan anti-bullying. Remaja adalah harapan bangsa, jangan kotori masa depan dengan hal-hal negatif,” ujar Kanit Bimas Polsek Bandung.

Sementara itu, materi kesehatan disampaikan oleh perwakilan dari Puskesmas Bandung Tulungagung. Materi yang disajikan kali ini sangat relevan bagi remaja, mencakup edukasi tentang Kesehatan Reproduksi dan pencegahan Stunting.

Pemahaman tentang kesehatan reproduksi dinilai penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan yang benar dan mencegah perilaku berisiko di usia muda.Di sisi lain, materi yang disampaikan oleh panitia dari KUA Bandung Tulungagung yang dipelopori oleh Penyuluh Agama Islam Rumpun Sakinah berfokus pada upaya Pencegahan Pernikahan Dini.

Penyuluh agama menjelaskan dampak negatif pernikahan dini dari sudut pandang agama, psikologi, dan sosial, serta pentingnya menunda pernikahan hingga usia yang matang untuk menjamin kesejahteraan keluarga.

Ketua Penyuluh Agama Islam Rumpun Sakinah KUA Bandung Tulungagung menyatakan, “Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kolektif kita untuk melindungi masa depan anak-anak.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, kami berharap bimbingan yang diberikan bisa menyeluruh, mencakup aspek hukum, kesehatan, dan agama.”Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi.

Diharapkan bimbingan ini mampu membentengi para siswa MTsN 4 Tulungagung dari berbagai risiko sosial dan kesehatan, serta mengantarkan mereka menjadi remaja yang bertanggung jawab dan berprestasi.

Penulis: Siti Nur Alya&Yuli Rusma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Datang Di Website Kami, Butuh Bantuan Konsultasi Keagamaan Silahkan Hubungi Kami !
//
Admin 1
//
Admin 2
Hubungi Kami!